Wednesday, April 3, 2013

Gurihnya Singkong Keju dari Salatiga

SALATIGA - Beberapa hari yang lalu, penulis mendapatkan oleh-oleh dari tante penulis yang tinggal di Ungaran. Oleh-oleh kali ini merupakan kuliner yang cukup unik dan belum pernah penulis jumpai sebelumnya. Awalnya penulis menganggap bahwa kuliner ini sebagai kuliner yang biasa saja, yaitu singkong (ketela pohon). Namun jika dilihat dari kemasannya, kuliner singkong ini tampilannya cukup mewah. Karena dibungkus dengan kemasan plastik yang cukup rapih dan higienis.

Dari nama yang tertera dikemasan tersebut, namanya adalah singkong keju. Dengan merek dagang Singkong Keju D-9, diproduksi di Salatiga, Jawa Tengah. Dari petunjuk cara pengolahan kuliner ini, disebutkan bahwa singkong keju ini dapat dihidangkan dengan cara dikukus, digoreng atau dioven. Jadi ternyata kuliner ini masih mentah dan harus diolah dahulu sebelum dapat disantap.


Penulis mencoba menyajikan singkong keju ini dengan cara dikukus. Setelah dikukus sekitar 5 menit, maka Singkong Keju ini sudah siap dinikmati. Penulis langsung mencoba mencicipi singkong keju ini selagi panas. Rupanya singkong keju ini terasa cukup nikmat dan gurih. Tanpa terasa beberapa potong singkong keju ini telah habis disantap. Walaupun hanya berupa singkong yang dikukus, tapi rasanya cukup lezat, ada rasa asin, manis dan aroma kejunya. Penulis merekomendasikan bahwa kuliner singkong keju ini layak untuk dicoba.

Menurut tante penulis, singkong keju ini dia peroleh di Perumahan Sebantengan, Ungaran dan untuk memperolehnya, harus pesan terlebih dahulu. Harga sebungkus singkong keju ini dijual seharga Rp 8.500.

Penasaran dengan kuliner yang satu ini, penulis mencoba mencari informasinya di internet, dan diperoleh di salah satu blog yang tertera alamat produsen singkong ini adalah Jl. Argowiyoto 8A, Ngalik, ABC, Salatiga. Nomor telepon +62 0298 327560 dan 0857 40014832.

Penilaian: Kuliner ini sederhana (mencerminkan makanan rakyat Indonesia) namun cukup higienis dan kelezatannya mendapatkan nilai 80.

Friday, January 4, 2013

Manisan Buah Carica Yang Menggugah Selera Makan


DIENG - Banyak sekali kuliner unik yang dapat kita temukan di Indonesia. Mulai dari kuliner ringan yang hanya dijadikan sebagai makanan camilan, hingga kuliner berat sebagai menu santapan utama. Untuk kuliner ringan, Indonesia adalah kaya dengan variasi dan bentuk makanan yang cukup menggugah selera makan. Berikut ini satu lagi jenis kuliner ringan yang penulis temukan. Kuliner ini adalah berupa manisan buah.

Kuliner yang akan dibahas kali ini adalah manisan buah yang berasal dari Dataran Tinggi Dieng, manisan carica.


Jika mendengar namanya, carica, tentulah timbul pertanyaan. Buah apakah carica itu. Carica sebenarnya adalah nama latin dari buah pepaya (nama genus pepaya). Sedangkan buah yang dijadikan manisan ini memang berasal dari sejenis buah pepaya sehingga dinamakan Carica. Buah carica yang dijadikan manisan yang kita temukan di daerah Dieng ini adalah buah pepaya khas yang hanya dapat kita temukan di dataran tinggi Dieng. Buahnya berbentuk sama seperti pepaya, hanya saja ukurannya lebih kecil, yaitu dengan panjang sekitar 7-15 cm dan diameter sekitar 3-8 cm. Rasa buahnya agak asam dan kenyal. Karena rasa buahnya yang asam, maka buah ini dibuat sebagai manisan oleh penduduk Dataran Tinggi Dieng dan sekitarnya.

Beberapa hari yang lalu penulis dibawakan oleh-oleh manisan carica ini. Manisan carica ini dikemas dalam botol selai dengan berat 350 gram. Manisan carica ini terasa kenyal saat dimakan. Dengan rasa yang manis dan sedikit asam membuat manisan ini terasa cukup menyegarkan. Sangat nikmat apabila dimakan pada saat cuaca panas. Air gula yang dipakai untuk merendam manisan carica ini (sirup) juga dapat diminum dan cukup segar. Kabarnya buah carica ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga sangat baik bagi kesehatan.

Wednesday, December 12, 2012

Batagor Riri - Batagor Bandung Yang Perlu Dicoba


Bandung - Sebagaimana tulisan terdahulu tentang kuliner Batagor Abuy yang sudah pernah dicoba oleh penulis, kali ini kembali penulis mencoba salah satu kuliner Bandung yang terkenal yaitu Batagor Riri.

Berdasarkan cerita yang beredar, disebutkan bahwa Batagor sebenarnya adalah kuliner yang diciptakan oleh resto batagor Riri. Namun kebenarannya masih belum dapat dipastikan.
Namun memang saat ini batagor Riri adalah merupakan batagor yang cukup terkenal di Bandung yang konon disebutkan sebagai kuliner yang layak untuk dicoba.

Kuliner Batagor Riri ini telah mulai diperkenalkan ke masyarakat Bandung sejak tahun 1985. Hal ini sesuai yang mereka cantumkan pada papan nama Resto Batagor Riri. Resto Batagor Riri ini terletak di Jl. Burangrang No. 41 Bandung (depan BCA). Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah +62 (022) 7303349 dan nomor telepon seluler +62 813 22033349 serta +62 (022) 7030 3349. Batagor Riri juga memiliki situs dengan alamat www.batagor.com. Namun ketika penulis mencoba mengakses situs ini, ternyata situsnya tidak dapat dibuka.

Harga sepotong batagor Riri adalah Rp 8.000 dan bagi pembeli yang akan menjadikannya sebagai oleh-oleh, maka akan dikemas dalam keranjang yang terbuat dari anyaman bambu (besek).

Dari segi rasa, memang batagor Riri ini cukup lezat. Rasa ikannya yang sangat terasa dan menurut penulis ikan yang digunakan sebagai bahan untuk membuat batagor ini juga dipilih ikan yang segar sehingga membuat rasa batagornya menjadi lezat dan tidak bau amis. Menurut penulis, rasa batagor Riri ini sebanding dengan batagor Abuy yang sebelumnya juga sudah pernah penulis coba.

Penulis merekomendasikan kuliner yang satu ini layak untuk dicoba.