Friday, January 4, 2013

Manisan Buah Carica Yang Menggugah Selera Makan


DIENG - Banyak sekali kuliner unik yang dapat kita temukan di Indonesia. Mulai dari kuliner ringan yang hanya dijadikan sebagai makanan camilan, hingga kuliner berat sebagai menu santapan utama. Untuk kuliner ringan, Indonesia adalah kaya dengan variasi dan bentuk makanan yang cukup menggugah selera makan. Berikut ini satu lagi jenis kuliner ringan yang penulis temukan. Kuliner ini adalah berupa manisan buah.

Kuliner yang akan dibahas kali ini adalah manisan buah yang berasal dari Dataran Tinggi Dieng, manisan carica.


Jika mendengar namanya, carica, tentulah timbul pertanyaan. Buah apakah carica itu. Carica sebenarnya adalah nama latin dari buah pepaya (nama genus pepaya). Sedangkan buah yang dijadikan manisan ini memang berasal dari sejenis buah pepaya sehingga dinamakan Carica. Buah carica yang dijadikan manisan yang kita temukan di daerah Dieng ini adalah buah pepaya khas yang hanya dapat kita temukan di dataran tinggi Dieng. Buahnya berbentuk sama seperti pepaya, hanya saja ukurannya lebih kecil, yaitu dengan panjang sekitar 7-15 cm dan diameter sekitar 3-8 cm. Rasa buahnya agak asam dan kenyal. Karena rasa buahnya yang asam, maka buah ini dibuat sebagai manisan oleh penduduk Dataran Tinggi Dieng dan sekitarnya.

Beberapa hari yang lalu penulis dibawakan oleh-oleh manisan carica ini. Manisan carica ini dikemas dalam botol selai dengan berat 350 gram. Manisan carica ini terasa kenyal saat dimakan. Dengan rasa yang manis dan sedikit asam membuat manisan ini terasa cukup menyegarkan. Sangat nikmat apabila dimakan pada saat cuaca panas. Air gula yang dipakai untuk merendam manisan carica ini (sirup) juga dapat diminum dan cukup segar. Kabarnya buah carica ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi sehingga sangat baik bagi kesehatan.

Wednesday, December 12, 2012

Batagor Riri - Batagor Bandung Yang Perlu Dicoba


Bandung - Sebagaimana tulisan terdahulu tentang kuliner Batagor Abuy yang sudah pernah dicoba oleh penulis, kali ini kembali penulis mencoba salah satu kuliner Bandung yang terkenal yaitu Batagor Riri.

Berdasarkan cerita yang beredar, disebutkan bahwa Batagor sebenarnya adalah kuliner yang diciptakan oleh resto batagor Riri. Namun kebenarannya masih belum dapat dipastikan.
Namun memang saat ini batagor Riri adalah merupakan batagor yang cukup terkenal di Bandung yang konon disebutkan sebagai kuliner yang layak untuk dicoba.

Kuliner Batagor Riri ini telah mulai diperkenalkan ke masyarakat Bandung sejak tahun 1985. Hal ini sesuai yang mereka cantumkan pada papan nama Resto Batagor Riri. Resto Batagor Riri ini terletak di Jl. Burangrang No. 41 Bandung (depan BCA). Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah +62 (022) 7303349 dan nomor telepon seluler +62 813 22033349 serta +62 (022) 7030 3349. Batagor Riri juga memiliki situs dengan alamat www.batagor.com. Namun ketika penulis mencoba mengakses situs ini, ternyata situsnya tidak dapat dibuka.

Harga sepotong batagor Riri adalah Rp 8.000 dan bagi pembeli yang akan menjadikannya sebagai oleh-oleh, maka akan dikemas dalam keranjang yang terbuat dari anyaman bambu (besek).

Dari segi rasa, memang batagor Riri ini cukup lezat. Rasa ikannya yang sangat terasa dan menurut penulis ikan yang digunakan sebagai bahan untuk membuat batagor ini juga dipilih ikan yang segar sehingga membuat rasa batagornya menjadi lezat dan tidak bau amis. Menurut penulis, rasa batagor Riri ini sebanding dengan batagor Abuy yang sebelumnya juga sudah pernah penulis coba.

Penulis merekomendasikan kuliner yang satu ini layak untuk dicoba.

Wednesday, October 10, 2012

Toge Goreng Kuliner Khas Bogor

Depok - Salah satu kuliner khas Kota Bogor yang unik dan cukup lezat adalah tauge (toge) goreng. Janganlah Anda berfikir bahwa yang namanya tauge goreng cara memasaknya adalah dengan digoreng. Sebenarnya tauge goreng ini diolah dengan cara merebus semua bahan makanannya yang terdiri dari tauge (kecambah), oncom, dan mie kuning. Semua bahan ini direbus dalam sebuah penggorengan (wajan/kuali) datar kecil yang berisi air. Mungkin karena proses memasaknya yang dilakukan di dalam wajan, dan diaduk-aduk dengan sebuah alat seperti sodet dari kayu sehingga menyerupai proses menggoreng, akibatnya kuliner ini disebut sebagai toge goreng.

Toge goreng yang bahan dasarnya dari tauge dan dicampur dengan ketupat, oncom dan mie kuning serta disiram dengan kuah yang terbuat dari tauco dan oncom yang dimasak dengan bumbu bawang merah, cabai merah dan kecap.

Beberapa lokasi yang menjajakan kuliner toge goreng yang cukup terkenal di kota Bogor antara lain adalah di Pasar Anyar dan di Jl. Suryakencana. Namun kali ini penulis tidak akan menceritakan kuliner yang ada di kota Bogor ini. Kali ini penulis menikmati toge goreng yang dijajakan oleh penjual keliling yang penulis temukan di Kota Depok, Jawa Barat, tepatnya di Perumahan Ampel, Jalan Ampel Raya, Depok Timur.

Penjual toge goreng, yang berasal dari daerah Darmaga, Bogor, ini menjajakan dagangannya berkeliling di sekitar daerah Depok Timur dan selalu singgah ke Perumahan Ampel ini. Awalnya secara iseng penulis mencoba toge goreng ini. Ternyata lumayan enak juga. Kuah tauconya lumayan pas bumbu dan rasanya. Rasanya tidak kalah dengan toge goreng yang dijual di tempat kuliner yang terkenal di Bogor. Bagi yang suka dengan pedas, dapat menambahkan sambal yang menggunakan cabe rawit hijau.

Seporsi toge goreng dibandrol dengan harga Rp 7.000 menurut penulis cukup sebanding dengan rasanya dan juga tidak perlu jauh-jauh harus ke Kota Bogor untuk menikmati toge goreng.