Monday, March 15, 2010

Masakan Serba Buntut Sapi

PANTAI INDAH KAPUK, JAKARTA - Bagi Anda penggemar menu Sop Buntut dan aneka masakan dari buntut sapi, tidak ada salahnya untuk mencoba salah satu rumah makan yang menyajikan aneka masakan dari buntut sapi. Berlokasi di Rukan Cordoba Blok B No. 8, Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk (telepon +62 (021) 56983673), rumah makan yang diberi nama Lenggok Betawi dan dengan semboyan Warung Buntut ini menyajikan berbagai macam hidangan yang hamper seluruhnya berbahan buntut sapi. Walaupun diberi semboyan Warung Buntut, namun ada juga jenis hidangan yang tidak berbahan buntut sapi. Hidangan yang disajikan di rumah makan ini antara lain adalah:

  • Buntut Bakar dengan harga Rp 28.000 per porsi
  • Buntut Goreng Tepung dengan harga Rp 28.500 per porsi
  • Buntut Rendang dengan harga Rp 27.000 per porsi
  • Buntut Goreng dengan harga Rp 27.000 per porsi
  • Buntut Balado dengan harga Rp 27.500 per porsi
  • Buntut Lombok dengan harga Rp 27.500 per porsi
  • Sop Buntut dengan harga Rp 27.500 per porsi
  • Soto Buntut dengan harga Rp 28.000 per porsi
  • Ayam Bakar dengan harga Rp 11.500 per porsi
  • Ayam Goreng Ijo dengan harga Rp 12.500 per porsi
  • Ayam Goreng Merah dengan harga Rp 12.500 per porsi
  • Semur Urat dengan harga Rp 16.000 per porsi
  • Rawon dengan harga Rp 15.000 per porsi
  • Sate Daging dengan harga Rp 16.000 per porsi
  • Sate Urat dengan harga Rp 15.500 per porsi
  • Bakwan Udang dengan harga Rp 9.500 per porsi
  • Bakwan Jagung dengan harga Rp 6.500 per porsi
  • Sayur Asam dengan harga Rp 7.500 per porsi
  • Pare Udang Pete dengan harga Rp 9.000 per porsi
  • Tumis Kangkung Balacan dengan harga Rp 7.000 per porsi
  • Terong Cabe dengan harga Rp 7.500 per porsi
  • Tumis Buncis dengan harga Rp 7.000 per porsi
  • Nasi Putih dengan harga Rp 3.500 per porsi
  • Nasi Putih dengan harga Rp 3.500 per porsi
  • Nasi Uduk dengan harga Rp 5.000 per porsi
  • Nasi Gurih dengan harga Rp 5.500 per porsi
Rumah Makan Lenggok Betawi ini buka setiap hari dari pukul 11.00 s.d. 22.00

Nasi Goreng Baturaja

Nasi goreng (Hanzi: 炒飯) adalah sebuah komponen penting dari masakan tradisional Tionghoa, menurut catatan sejarah sudah mulai ada sejak 4000 SM. Nasi goreng kemudian tersebar ke Asia Tenggara dibawa oleh perantau-perantau Tionghoa yang menetap di sana dan menciptakan nasi goreng khas lokal yang didasarkan atas perbedaan bumbu-bumbu dan cara menggoreng.
Nasi goreng sebenarnya muncul dari beberapa sifat dalam kebudayaan Tionghoa, yang tidak suka mencicipi makanan dingin dan juga membuang sisa makanan beberapa hari sebelumnya. Makanya, nasi yang dingin itu kemudian digoreng untuk dihidangkan kembali di meja makan.
Saat ini nasi goreng sangat mudah kita temukan berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya, jika Anda berkunjung ke Baturaja, Sumatera Selatan, cobalah menu Nasi Goreng khas Baturaja.
Nasi goreng Baturaja ini terasa sedikit unik dan tidak seperti nasi goreng biasanya walaupun bentuk dan tampilan nasi goreng adalah sama seperti nasi goreng yang kita jumpai sehari-hari yang digoreng berwarna coklat karena digoreng dengan menggunakan kecap manis. Rasa yang unik dari nasi goreng Baturaja ini adalah karena dalam bumbu untuk membuat nasi goreng ditambahkan cengkeh.
Nasi goreng Baturaja ini diberi taburan telur dadar yang digoreng tipis dan diiris memanjang, bawang goreng, krupuk serta beberapa potong mentimun dan irisan tomat.
Penulis pada tanggal 3 Februari 2010 mencoba menu nasi goreng Baturaja ini rumah makan “Nasi Goreng dan Soto Poso Arazie" yang terletak di Jl. Pahlawan Kemarung, Baturaja, Sumatera Selatan (tepatnya di depan Hotel Kencana VIP). Nasi Goreng ini dijual dengan harga Rp 8.000 per porsi. Selain menjual nasi goreng di Rumah Makan ini juga menjual soto poso (poso artinya adalah paru). Soto poso sama seperti soto biasanya dengan berbahan paru-paru sapi.
Penilaian penulis:
Harga di rumah makan ini murah, namun sayangnya nasi gorengnya sudah tidak hangat lagi, karena telah dimasak dan ketika pembeli akan membeli, langsung diambilkan dari penggorengan. Rasa nasi gorengnya sangat manis, sehingga bagi yang tidak menyukai masakan yang terasa manis mungkin akan tidak cocok untuk makan menu ini. Nilai yang dapat diberikan untuk rasa dari nasi goreng yang disajikan ini adalah 68.

Tuesday, November 24, 2009

Restoran River Side di Tepi Sungai Musi

PALEMBANG - SUMATERA SELATAN
Salah satu tempat makan di Palembang yang cukup banyak dikunjungi oleh para wisatawan maupun para pejabat/petinggi yang datang mengunjungi kota Palembang adalah Restoran River Side yang terletak di tepi Sungai Musi yang tidak jauh dari Jembatan Ampera. Restoran ini berada di dalam bekas sebuah kapal (sudah tidak dioperasikan lagi) yang ditambatkan di tepi Sungai Musi yang dirancang sedemikian rupa sehingga menjadi restoran dengan 2 (dua) lantai dan dilengkapi dengan pendingin ruangan. Pada lantai dasar restoran ini selain tempat makan, juga terdapat sebuah panggung yang dilengkapi dengan live music dan pengunjung juga dapat menyanyi secara langsung ke atas panggung. Di luar kapal (di tepi sungai) juga disediakan banyak meja bagi pengunjung yang ingin makan di luar.
Makanan yang disajikan di restoran ini mulai dari sajian khas Palembang seperti Pindang ikan/daging, masakan sea food, hingga masakan chinese food dan Eropa.
Sambil menikmati sajian makanan, pengunjung dapat melihat pemandangan sungai Musi serta Jembatan Ampera. Disarankan bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana Palembang di restoran ini, agar mengunjungi restoran ini pada waktu malam hari, karena suasana jembatan Ampera dan sungai Musi terlihat lebih indah pada waktu malam hari.
Restoran ini terletak di kawasan Benteng Kuto Besak, yang terletak dekat Mesjid Agung dan di belakang Gedung Walikota.

Penilaian Penulis
Suasana malam yang dapat dinikmati melalui restoran ini terlihat cukup indah. Namun sayangnya pada saat akhir pekan restoran ini cukup ramai dan para pelayannya kurang tanggap sehingga jika kita memesan makanan, akan mendapatkan pelayanan yang cukup lama. Menu makanan di tempat ini cukup variatif namun menurut penulis rasanya biasa saja. Kekurangan dari menu di tempat ini adalah porsinya yang sangat sedikit (satu porsi lauk hanya cukup untuk satu atau dua orang saja), walaupun harganya yang cukup mahal (satu porsi berkisar antara Rp 25.000 s.d. Rp 35.000, sedangkan untuk udang dapat mencapai Rp 60.000), jadi bagi para pengunjung agar jangan terkecoh dengan ukuran porsinya (ukuran porsi yang tercantum dalam Daftar Menu tidak sesuai dengan kenyataan yang dihidangkan).
Selain itu, saran Penulis bagi para pengunjung yang ingin ketenangan makan sambil menikmati pemandangan alam, agar mengambil ruangan di lantai atas atau tempat di luar kapal, karena di lantai bawah dalam kapal itu, suasana cukup hingar bingar akibat adanya live music, apalagi jika ada pengunjung yang bernyanyi.










Suasana Malam Jembatan Ampera yang terlihat dari Restoran River Side